Wagub NTTminta BNPB segera distribusikan bantuan ke Desa Lipang

Wagub NTTminta BNPB segera distribusikan bantuan ke Desa Lipang

0 VIEWS

 Kupang - Nusa Tenggara Timur | KADESKEL.COM - Wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi meminta BNPB untuk segera  mengirimkan helikopter dan mendistribusikan bantuan ke Desa Lipang di Kecamatan Alor Timur, karena sejumlah warga di desa itu terisolir dampak dari bencana badai Siklon Tropis Seroja di wilayah NTT pada Minggu (4/4) lalu.

Wagub Alor minta BNPB segera distribusikan bantuan ke Desa Lipang
Tim SAR Pos SAR Alor, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur sedang saat melakukan evakuasi korban banjir bandang di Alor yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (6/4/2021). (Foto: Basarnas Maumere)
"Tadi saya sudah informasi soal desa itu dan saya sudah berbicara dengan kepala BNPB untuk mengirimkan satu unit helikopter agar bisa mendistribusikan bantuan ke desa tersebut," katanya kepada wartawan di Kupang, Sabtu.

Hal ini disampaikan di sela-sela kunjungan kerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kupang dalam rangka menyalurkan bantuan kepada sejumlah korban bencana yang diakibatkan Siklon Seroja di NTT.

Josef mengatakan bahwa desa Lipang sendiri adalah salah satu desa di kabupaten Alor yang sangat terisolir akibat tak ada aksen jalan menuju ke desa tersebut yang berada di balik gunung.

"Desa itu berada di kawasan hutan belantara sehingga memang tak ada akses jalan sama sekali," ujarnya.

Saat ini terkait berapa jumlah warga yang terdampak di Desa Lipang itu, ia mengatakan bahwa saat ini personel TNI sedang berada di lokasi untuk mendata berapa jumlah kepala keluarga di desa itu.

Ia pun mengapresiasi masyarakat di desa tersebut yang harus mencari sinyal untuk mengabari ke Kodim di Alor, sehingga informasi bisa diterima oleh dirinya.

Lebih lanjut kata dia kabupaten Alor merupakan salah satu kabupaten yang menjadi lokasi bencana alam banjir. Lokasi yang terisolir mengakibatkan proses pencarian terhambat.

Hingga saat ini, menurut data yang diterima ANTARA Kupang berdasarkan perkembangan Jumat (9/4) ada kurang lebih 28 orang yang dinyatakan meninggal dunia, hilang 13 orang, luka-luka 29 orang, yang mengungsi 299 jiwa dan rumah yang rusak 720 unit.
loading...

Subscribe to receive free email updates: